Saturday, January 12, 2013

Dasar Peniyapan Adonan Roti...

sumber dari buku karya SanjinKo...

Bahan-bahan Adonan
250 gram Tepung protein tinggi (cakra)
125 gram Ragi Biang
5 gram Garam
20 gram gula pasir
20 gram margarine
125 ml air dingin

Proses penbuatan adonan :
Letakkan tepung yang telah diayak dalam baskom , tambahkan gula dan garam, aduk rata , masukkan bahan cair , aduk rata baru tambahkan ragi biang dan air.

Tips: gula dan garam harus terpisah dengan ragi biang . Jika tercampur dapat mengganggu  proses pengembangan roti.

Terakhir apabila adonan sudah tercampur rata masuukan mentega atau minyak , kemudan uleni hingga rata .
Angkat adonan dari baskom dan letakkkan dimeja kayu atau keramik ulenei hingga kalis .

Untuk memastikan apakah adonan telah kalis dan elastis , ambil sedikit adonankemudian tarik dan rentangkan menggunakan dua tangan, Jika adonan terlihat transparan tanpa ada robekan saat ditarik maka gluten telah terbentuk sempurna. Jika saat ditarik adonan robek maka perlu dilakukan pengulenan kembali. Adonan yang dibuat dari tepung gandum elastisitasnya lebih rendah karena proses penggilingan yang kasar.

Bentik adonan menjadi bulat dan letakkan dibaskom dan tutup dengan plastik , diamkan di suhu ruang selama 2 - 4 jam sampai mengembang 2x lebih besar  dari ukuran semula , fermantasi bisa dihentikan dengan cara mengecek apakah adonan sudah mengembang sempurna.
Tekan telunjuk keadonan apabila adonan lama kembali berarti fermentasi sudahcukup, tapi apabila adonan cepat kembali setelah ditusuk dengan telunjuk , fermentasi masih perlu dilanjutkan .

Timbang adonan seberat 45 - 50 gram dam pulung berbentuk bola2 atau bisa juga diberi isi ( coklat, keju dll)sesuai selera.. dan letakkkan di loyang yang sudah diolesi margarine ...difermentasikan lagi selama 90 - 2 jam sampai mengenmbang menjadi 2x dari besar semula .

Oleasi permukann roti dengan campuran susu dan telur , ovem 15 - 20 menit di suhu 200C.

Photo hasil karya menyusul ya .....

No comments:

Post a Comment

Post a Comment